Laman Blog

Sunday, April 12, 2015

Bersama Koepoe Koepoe dan Dua Belibis Ku Taklukkan Si Anti Sayur

Ayam crispy yang aku sajikan bersama salad sayur yang sederhana



Memiliki anak yang tidak suka makan sayur itu memang bikin pusing. Padahal kita sebagai orang tuanya sudah memberi contoh mengkonsumsi sayur setiap hari. Eitsss .... tapi sebagai ibu yang cerdas sebaiknya jangan menyerah begitu saja. Kita harus mencari cara untuk mengakali si anak yang anti dengan sayur ini. Saya kira masalah ini banyak di alami oleh banyak orang tua. Contohnya aku sendiri, setiap hari aku selalu membujuk anakku agar bersedia dengan iklas menyantap menu sayuran yang aku sajikan. Tapi hasilnya kadang nol besar, sama sekali sayur itu tidak di sentuhnya.  Bahkan aku pernah menawarkan tambahan uang saku kalau anakku mau makan sayur, tapi tetap saja menolak. Andai anakku mau makan sayur itu pun cuma sepotong dua potong. Mungkin karena merasa risih dengan kecerewetanku ya, akhirnya anakku mau menyantapnya walau cuma sedikit banget .. hehee. Hampir tiap hari aku memutar otak untuk mengakali anakku yang anti sayur ini.  Aku tidakpernah bosan berpikir untuk membuat masakan yang di dalamnya bisa aku masukkan bahan sayur di dalamnya dan anakku mau dengan iklas menyantapnya. 




Sate tahu crispy yang aku selipi sayur


Suatu siang saat aku menjemput sekolah anakku ada pedagang makanan keliling yang di kerubuti banyak anak. Karena penasaran aku pun mendekat untuk melihat wujud jajanan favorit anak-anak itu. Ternyata makanan itu adalah tahu crispy dan ayam crispy. Anakku pun tidak mau ketinggalan ikut membeli jajanan itu. Dalam perjalanan pulang aku pun berpikir kenapa tidak membuat sendiri tahu crispy dan ayam crispy tersebut. Terus terang aku merasa tidak sreg saja dengan jajanan keliling itu. Sudah rahasia umum bahwa jajanan yang dijajakan secara keliling itu selain kebersihannya kurang terjamin, saus yang digunakannya pun pasti yang tidak layak konsumsi. Tahu sediri kan, itu tuh bahan dan pewarnanya biasanya pakai yang asal-asalan saja. Belum lagi rasa bumbu dari tepung yang dipakai itu di dominasi rasa penyedap rasa yang sangat mencolok. Dan saat aku meilhat minyak gorengnya sungguh mengerikan, sepertinya sudah di pakai berulang-ulang dan warnanya sudah berubah jadi coklat. Tidak rela deh rasanya anak kita mengkonsumsi makanan yang di dalamnya tekandung zat-zat yang berbahaya untuk kesehatannya. Karena kesehatan itu kan salah satu aset penting bagi anak kita untuk meraih masa depannya yang gemilang.



Salad sayur tahu crispy, salah satu makanan favorit anakku 


Saat dalam perjalanan pulang tiba-tiba terbesitlah ide untuk memadukan tahu crispy dan ayam crispy itu dengan sayuran. Karena ternyata anakku ini sangat suka dengan tahu dan ayam crispy ini, maka aku pun harus bisa memanfaatkannya ... heheee. Untuk menarik minat makan anakku, aku akan berusaha membuat tampilannya yang menarik. Walaupun sayur yang aku tambahkan mungkin tidak begitu banyak, namun setidaknya anakku sudah mengkonsumsi sayur itu dengan senang hati alias tanpa paksaan dariku.  Dengan belajar makan sayur dari sedikit inilah aku yakin anakku lama-lama akan menyukai sayuran. Saat aku utarakan ide itu pada anakku dia agak tidak yakin kalau mau menyantapnya. Namun aku pun tidak lantas menghentikan niat baikku itu begitu saja. Karena aku punya keyakinan, anakku pasti akan tertarik menyantapnya apalagi saat menyajikan nanti aku memakai saus tomat / saus cabe Dua Belibis  dan bumbunya memakai Koepoe Koepoe. Dengan saus Dua Belibis dan bumbu Koepoe Koepoe masakanku pasti akan mempunyai rasa dan penampakan yang oke. Apalagi anakku pernah ngomong kepadaku kalau saus Dua Belibis ini rasanya lebih enak dan dia menyukainya. 



Saat meramu tepung untuk menggoreng yang serba
crispy selalu aku tambahkan lada bubuk dan
baking powder Cap Koepoe Koepoe

Hari minggu adalah saat yang sering aku gunakan untuk bereksperimen mewujudkan makanan yang di dalam pikiranku. Anakku pun biasanya aku libatkan, walaupun hanya pada pekerjaan yang mudah-mudah saja. Misalnya saja mengocok telur dan mengaduk campuran tepung dan bumbu. Ternyata dengan cara melibatkan anak saat kita memasak ini bisa membuat si anak jadi antusias untuk menyantap masakan kita ini. Mungkin karena dia merasa sudah punya andil dalam mewujudkan masakan itu dan akan menimbulkan kebanggaan tersendiri. Tidak jarang dia memamerkan hasil masakan ini pada ayah atau saudaraku yang kebetulan datang ke rumah. Heheee ... lucu juga ya anak-anak itu. Di sela - sela kita beraktifitas di dapur ini banyak celotehan-celotehan anakku yang kadang membuat aku jadi tertawa atau kadang malah aku jadi bingung saat mau menjawabnya. Pernah lho anakku ini bertanya yang cukup lucu, pertanyaannya bergini nih "Bu kenapa sih harus memakai bumbu yang ada gambar kupu-kupu dan saus yang ada gambar burungnya. Emang supaya setelah kita makan bisa terbang ya Bu ??? " ... Aku jawab saja, "Karena dengan bumbu yang bergambar kupu-kupu dan saus bergambar burung ini bisa membawa kita terbang Menjelajahi rasa aneka sayur yang menyehatkan tubuh kita dik. Karena saus yang bergambar burung ini rasanya enak, maka saat di campurkan pada sayur, rasanya akan semakin enak. Dan bumbu yang bergambar kupu-kupu ini juga bisa membawa kita terbang ke dunia rasa yang enak juga, buktinya tahu crispy dan ayam crispy masakan kita ini rasanya juga enak kan, Pokoknya tidak kalah dengan yang di jual oleh mas yang jualan di sekolahmu itu". Mendengar jawabanku anakku manggut-manggut sambil tersenyum.
Crepes yang di isi orak arik sayur, irisan  ayam, bakso dan
sosis sertaparutan keju. Supaya makin yumieee di
tambahin 
Saus cabe dan tomat Dua Belibis
Selain memakai senjata tahu crispy dan ayam crispy untuk mengakali anakku agar mau menyantap sayur, aku juga menyelipkan sayuran pada masakan crepes. Crepes ini adalah salah satu makanan favorit anakku juga, sehingga aku juga harus memanfaatkan crepes ini. Crepes yang biasanya aku isi dengan irisan buah-buahan dan aneka saus manis, kadang aku ganti isinya dengan sayur, irisan ayam, bakso, telur puyuh, sosis. Sayur yang aku buat untuk isian crepes ini biasanya aku masak orak arik dulu. Sayur yang aku gunakan juga bisa lebih bervariasi misalnya : bayam, brokoli, kembang kol, wortel, daun bawang, daun seledri dll. Supaya rasanya makin mantap aku selalu menambahkan Lada putih bubuk Koepoe Koepoe didalamnya. Dan untuk membuat tampilannya lebih menarik aku tambahkan keju cheddar parut. Tidak lupa aku tambahkan saus cabe dan saus tomat Dua Belibis. Oh ya ... supaya kulit crepes bikinanku makin empuk aku selalu menambahkan baking powder Koepoe Koepoe. Alhamdulillah dengan cara ini anakku ternyata menyukai crepes isi sayur ini. Dan sekarang dengan iklas dia selalu menyantap sayur yang aku sajikan, tapi tetap saja yang namanya anak-anak itu paling suka dengan makanan yang disajikan secara menarik. Meskipun anakku sekarang sudah mau makan sayur, sampai sekarang aku selalu berusaha mencari inspirasi menu dan penyajian makanan dari berbagai sumber, salah satunya dari Fanpage facebook Jelajah Rasa dan akun twitter @JelajahRasa

Terimakasih Koepoe Koepoe dan Dua Belibis, karenamu akhirnya aku bisa menaklukkan anakku yang anti sayur. Sekarang si anti sayur sudah mulai mencintai sayur. Aku pun sebagai ibu merasa lebih tenang, karena dengan mengkonsumsi sayur anakku akan tumbuh menjadi anak yang sehat,  bisa lebih berkonsentrasi dengan kegiatan belajarnya dan semakin lancar saat melakukan kegiatan sehari-hari. Semoga #CurhatanRasa ini bisa menginspirasi ibu-ibu  lain yang memiliki masalah yang sama denganku. Yang penting kita jangan mudah menyerah ibu-ibu kalau anak kita ada yang anti sayur.  Ayo cari ide-ide cerdas yang bisa untuk menaklukkannya . Bumbu Koepoe Koepoe dan saus tomat / saus cabe Dua Belibis bisa kita jadikan senjata andalan lho. Oke ...  Selamat berjuang menaklukkan anak-anak kita yang anti sayur demi masa depan merekan. Yang penting kita jangan pernah mudah menyerah dan tidak mau repot saat melakukan misi penting kita ini :)





No comments:

Post a Comment