Laman Blog

Showing posts with label Serba-Serbi. Show all posts
Showing posts with label Serba-Serbi. Show all posts

Friday, August 4, 2017

Wajah Baru Malioboro




Kebetulan aku habis memperpanjang SIM C dan kebetulan juga tempatnya ngga jauh dari kawasan Malioboro. Pulangnya aku sengaja mampir ke kawasan Malioboro dan sengaja mengambil gambar-gambar Kawasan Malioboro dengan wajah barunya yang lebih ramah dengan wisatawan. 
Aku yang tinggal di Yogya aja tadinya males banget kalau harus berhubungan dengan jalan Malioboro, udah macet, panas, sumpek. Huuuuhhh pemandangannya disana sini hanya parkiran motor saja, kalau kita jalan kaki pun terasa tidak nyaman. Gimana mau nyaman coba ... semua trotoar penuh dengan kendaraan roda dua yang parkir. Heheee ... tapi itu duluuuu, sebelum Kawasan Malioboro ini ditata sedemikian rupa. Emang sih karena penataan ini para pengendara kendaraan bermesin (terutama motor) jadi agak repot, karena kita tidak bisa parkir motor sesuka hati. Ada 2 pilihan tempat parkir, yaitu Taman Parkir Abu Bakar Ali atau Kawasan Pasar Beringharjo. Nih lihat aja wajah malioboro masa kini yang lebih ramah pada pejalan kaki dan wisatawan. Aku sukaaa ... aku sukaaaa .... Love love love pokoknya

Thursday, October 20, 2016

Grontol Cemilan Yang Mengingatkan Pada masa Kecilku



Bila bertemu dengan cemilan yang terbuat dari jagung putih ini anganku selalu kembali ke masa kecilku. Kebetulan kalau pas liburan aku selalu menginap di rumah nenek yang ada di klaten, sebuah kota kecil yang ada di daerah jawa tengah. Karena cucunya yang menginap banyak dan semuanya pada doyan makan, maka nenekku pun selalu membuat cemilan-cemilan dalam jumlah yang banyak. Membuat grontol ini butuh energi yang tidak sedikit lho, prosesnya ngupas kulit jagungnya itu lho ... butuh tenaga ekstra luar biasa. Kebetulan waktu aku SD dulu nenekku emang tenaganya lumayan kuatlah dan dia tidak segan-segan mengeksekusi cemilan tradisonal yang membutuhkan energi ekstra ini. Mungkin batin nenekku waktu itu demi memenuhi kebutuhan cemilan cucu-cucunya yang kekuatan memamah biaknya pada luar biasa yah ... hahaa. 

Saturday, October 15, 2016

Pendakian Pertamaku



Sebenarnya saat aku SMP sudah penasaran dengan yang namanya mendaki gunung. Saat itu aku hanya bisa mendengar cerita salah satu kakakku yang sudah masuk bangku SMA. Dari cerita kakakku aku menyimpulkan bahwa mendaki gunung itu asyik dan heroik. Aku pun bercita-cita saat SMA nanti akan gabung di kegiatan pencinta alam juga seperti kakakku. Tapi ... apesnya saat aku SMA sekolahku tidak ada kegiatan pencinta alam. Wellleehh .. wellleehh ... berarti aku harus menunggu hingga pas udah kuliah dong kalo mau manjat gunung.

Monday, October 10, 2016

Saat Masalah Datang Melanda

Tak jarang saya sendiri suka mengeluh atau mendengar keluhan orang-orang disekitar saya atas nasib / kejadian / permasalahan yang menimpa dirinya. Tapiiii ... apa yang saya dapatkan dari keluhan saya itu ??? ternyata keluhan itu tidak membuat permasalahan yang saya hadapi jadi berkurang bahkan mood saya makin jelek. Dan lebih runyamnya lagi bila keluhan kita ini sampai terdengar orang-orang yang tidak bijaksana saat mendengarkan keluhan orang lain. Bisa jadi keluhan yang kita maksudkan untuk mengurangi unek-unek malah jadi senjata makan tuan ..apesss deh. Karena kadang ada orang yang bertype sangat suka melihat orang lain menderita dan dia menyebarkan permasalahan yang sedang membuat pikiran kita jadi ruwet. Saya sering menyaksikan keributan-keributan yang di picu oleh salahnya tempat curhat tersebut, oleh karena itu saya jadi lebih berhati-hati saat akan menceritakan masalah yang sedang saya hadapi. Kalau tidak terpaksa sekali saya merasa lebih baik diam daripada curhat tapi malah bikin permasalahan makin runyam. Dan yang terpenting saya pun seiring sejalannya umur selalu belajar menghadapi kejadian-kejadian yang tidak mengenakkan dalam hidup ini dengan cara lebih bijaksana.

Saturday, October 8, 2016

Kesan Pertamaku pada Anggur Red Felipe (Indomaret)






Kebetulan pas mau membayar belanjaan OL shop di Indomaret. Dan kebetulan juga pas bayarnya pakai I-Voucher dari hadiah nguter, Habis mencet-mencet mesin pembayaran, aku pun jadi ingin membeli cemilan buat buka puasa (kebetulan pas hari senin, jadi aku puasa *hitung-hitung untuk menambah pahala sekalian ngurangin makan :D).

Keliling rak-rak yang berisi bermacam-macam cemilan kok ngga ada yang klik buat aku pilih. Akhirnya mataku tertuju pada almari tempat memajang berbagai macam minuman. Aiiihhh ... lagi-lagi aku bingung mau milih minman apa lagi. Begitu menengok ke arah kiri, aku melihat beberapa buah yang ada di dalam almari pendingin.Aku kok langsung ngiler melihat anggur yang berwarna merah kecoklatan. Entah apa namanya aku ngga begitu memperhatikan, yang aku perhatikan adalah diskonnya ... wkwkk .. dasar ibu-ibu sukanya yang diskon aja :D. Tanpa banyak pikir aku pun mengambil 1 pack, cussss lalu aku bawa ke kasir. Ternyata udah di diskon pun harganya tetap lumayan mahal yah (menurut versiku). Di struk belanja tertulis harganya 28 rb (310 gram). Untung saja bayarnya pakai voucher hadiah, jadi ngga menyesal banget, yah hitung-hitung sekali-sekali nyicipin buahnya orang kaya ... wkwkkk. Kalau ngga mikir gitu, ntar kepikiran terus deh.

Seseampainya di rumah setelah adzan maghrib terdengar, aku pun langsung nyomot 1 buah dan aku makan. Wowww ... pantas aja mahal ... rasanya di dominasi rasa manis, andaikan ada rasa asamnya itu hanya sedikiiiiiiiiiiiiiiiiiittttt bangettttt. Ngga jadi menyesal deh udah beli anggur ini. Aku sebelumnya membayangkan rasa anggur ini seperti anggur Red globe yang sebelumnya aku beli di alfamidi. Karena rasanya yang manis ini, anakku pun jadi mau makan tanpa aku paksa-paksa. Bahkan anakku jadi demen juga, tapi sayang aku cuma beli sedikit. Semoga besok ada diskon lagi yang lebih gede, biar aku bisa merasakan kesegaran Red Felipe sampai puasssss.

Buat yang mau nyari buah aku rekomendasikan Anggur Red Felipi ini, tapi buat yang punya duit lho yah ... atau buat yang punya oucher hadiah seperti saya ini. Sekali-sekali manjakan lidah kita dengan kesegaran buahnya orang kaya ... wkwkkk ^^

Wednesday, October 5, 2016

Cerita Soda kue dan Kulit Wajahku

Aku sudah sangat familiar sekali dengan soda kue, karena tak jarang aku memasak kue memakai bahan soda kue ini. Tapiiiii ... suatu hari aku membaca berbagai manfaat soda kue ... bla bla blaaaa. Yang menarik buatku adalah manfaatnya untuk kecantikan kulit wajah. Weitttsss .... langsung deh aku terpana dan terheran-heran.

Awalnya aku agak ragu juga saat ingin mencoba membersihkan kulit mukaku memakai soda kue ini. Langkah awal aku coba aplikasikan pada kulit lenganku, ternyata memang kulit yang di gosok dengan soda kue bisa terlihat lebih bersih juga sih. Dari situlah aku pun seakan merasa harus mencoba soda kue untuk membersihkan kulit wajahku. Bismillah ... ucapku waktu pertama kali ingin mengaplikasikan soda kue ke kulit wajah " semoga baik-baik saja dan tidak ada efek negatifnya" .. itulah batinku. Akhirnya dengan aku pun mengambil soda kue yang selama ini aku cuekin di dapurku. Aku ambil 1 sendok teh dan aku tambahkan sedikit air matang, aku gosokkan pada kulit wajahku dengan agak di gosok-gosokkan pelan. Pertama sih tidak ada rasa apa-apa di wajahku, tapi beberapa saat kemudian akan terasa gatal-gatal clekit-clekit gitu. Dan pasa aku menggosokknya agak keras sedikit, kadang pada bagian tertentu agak perih. Akhirnya aku menurunkan kekuatanku saat menggosok-gosokkan soda kue itu ke kulit wajahku.

Emang saat merasakan sensasi gatal dan perih itu aku merasa agak kapok juga memakai soda kue ini untuk membersihkan wajahku. Tapi aku pikir-pikir kenapa harus kapok, toh setelah di gosok dengan soda kue kulit wajahku jadi terasa bersih karena minyak-minyaknya seolah langsung ludes tak tersisa. Bahkan komedo pun kaya'nya langsung lari terbirit-birit. Ya udah ... aku akhirnya memilih mencobanya untuk seminggu dulu .. kebetulan aku memang niat mau mencobanya tiap hari agar kulit wajahku yang kusan bisa agak cemerlang sedikitlah. Hehee ... maklum aku kan bukan type wanita yang suka perawatan wajah (karena ngga ada anggaran ekstra untuk hal itu :D). Setelah 3 hari memakai soda kue, sensasi gatal clekit clekit itu pun akhirnya hilang, cuma kalau kita agak keras menggososknya rasa perih akan muncul.

Karena aku ingin melihat kulit mukaku lebih cepan kelihatan cerahnya, aku pernah memakai soda kue ini sehari 2 kali (pas waktu mandi), emang sih wajah jadi kesat dan bebas minyak. Tapi kulit mukaku kok jadi kaku dan harus di oleskan pelembab beberapa kali. Akhirnya aku putuskan memakai soda kue ini sekali saja deh .. sumpah susah banget kalau kulit mukaku jadi kaku. Setelah aku memakai sehari satu kali akhirnya keluhan kulit muka yang kaku itu pun jadi berkurang. Dan sampai saat ini aku masih memakai soda kue itu sekali sehari untuk menjaga agar mukaku tidak terlalu kusam. Dan betapa senangnya aku ketika bertemu seorang teman dan berkomentar bahwa kulit wajahku terlihat lebih bersih ... woww ... ternyata gosokan soda kue itu sudah terlihat hasilnya juga yah .. ahaiiii.

Yuk yang masih ragu akan khasiat soda kue segera merapat mengikuti langkahku. Tapi igat kenali dulu jenis kulit wajahmu. Kalau kulitmu yang jenis berminyak sih menurutku akan bisa lebih mudah beradaptasi dengan gosokan soda kue ini (kalau kulitku sih jenisnya agak berminya). Kalau yang kulitnya jenis kering, menggosoknya pelan-pelan aja dan memakai soda kuenya jangan terlalu banyak. Kebetulan kulit anakku kering, dia merasakan sensasi gatal clekit-clekitnya lebih parah dari aku. Tapi setelah melewati masa clekit-clekit itu anakku juga merasa enjoy saat merawat kulit wajahnya dengan soda kue ini. Tapi setelah menggosok muka dengan soda kue jangan lupa mengoleskan pelembab pada kulit muka kita ya, agar kulit wajah kita tetap lembab dan tidak terasa kaku. Nah itulah sedikit ceritaku tentang soda kue dan kulit wajahku. Semoga bermanfaat buat yang membacanya ^^

Monday, October 3, 2016

Cerita Tentang Anakku dan Air Minum Putih (baca : Bening)




Sejak kecil aku sangat begitu akrab dengan minuman air putih. Tiada hari tanpa air putih itulah hidupku. Mungkin kebiasaan minum air putih ini dipengaruhi oleh keadaan ekonomi kedua orang tuaku pada saat itu. Kedua orang tuaku adalah seorang guru yang memiliki enam orang anak (cewek semua). Gaji guru pada saat itu sangat mepet, pokoknya kita bisa bertahan hidup harus dengan yang serba sederhana (termasuk dalam hal minuman). Ibuku setiap hari memberikan contoh pada keenam anaknya selalu minum air putih yang cukup, tapi kami semua tidak tahu apa makna dari minum air putih bagi kesehatan. Yang kami tahu adalah kita haus adanya air putih, ya udah kita minum aja .. hahaa. Padahal terkadang aku ngiler juga membayangkan es sirup yang berwarna - warna dan beraneka rasa. Lain dengan bapakku, dalam kesehariannya tiada hari tanpa minuman yang manis (kopi / teh). Tapi untung kami ini banyak berkiblat pada ibuku, maka yang banyak kami tiru adalah ibu tersayang. Aku ingat banget kejadian-kejadian waktu kecilku yang berhubungan dengan gula ... ibuku tak jarang mengeluh gulanya cepat banget habisnya .. hahaa ... bisa ditebak, pasti si bapak yang udah menghabisakannya. Lho kok aku jadi ngomongin si bapak (maaf ya pak :D).

Ternyata kebiasaanku minum air putih sejak kecil tersebut berlanjut hingga sekarang. Bila tidak minum air putih itu hidupku serasa belum sempurna. Aku tidak bisa membayangkan seandainya dalam sehari saja aku tidak minum air putih, semoga aja jangan sampai terjadi. Aku pun juga sejak dini mengajarkan anakku untuk cinta air putih. Awalnya susahnya minta ampuuunnn deh. Setalah aku sapih (umur 2 tahun), anakku minumnya susu formula dan hampir setiap minum requestnya susu melulu. Sesekali aku paksa dia minum air putih, awalnya memang susah, agak rewel. Tapi aku tetap berusaha memberinya minuman air putih meski hanya beberapa sendok saja dalam sehari. Terus terang saat itu aku agak galau, takut kalau anakku kelak tidak doyan air putih. Selain tidah baik untuk kesehatannya, boros juga kan kalau setiap minum harus susu.

Seiring sejalannya waktu anakku pun mengenal minuman yang rasanya manis yang lainnya (selain susu). Saat bapaknya mnum teh / kopi / sirup / minuman bersoda, anakku pun ikut menyeruputnya. Dengan semakin banyak minuman manis yang dikenalnya, anakku pun suka request teh atau sirup (bila pas punya). Kebetulan kalau kopi anakku tidak begitu getol. Sumpah saat itu aku merasa makin galau, aku takut kalau anakku semakin anti air putih. Ada saja alasannya bila aku suruh minum air putih.

Tapi untung saja saat anakku umur 3 tahun aku sekolahkan di taman balita. Saat disekolah bu guru(Bu Larni dan Bu Yuni) sering bercerita tentang manfaat air putih, sayur dan buah-buahan. Dan saat makan bersama pun bu guru sengaja menyediakan minumannya air putih (kadang susu). Murid-murid pun (termasuk anakku), dengan iklas akhirnya minum air putih ... heheee ... emang sih kata-kata guru biasanya lebih bisa diterima oleh anak-anak di banding kata-kata ibunya ( Thx bu guru sudah membantuku). Saat Anakku sudah TK pun guru-gurunya juga sering bercerita tentang minuman air putih. Pokoknya aku merasa terbantu oleh ibu-ibu guru anakku. Tapi kalau udah sampai di rumah tak jarang anakku tetap memaksa minta air minum yang manis dan tak jarang dia membuat sendiri bila tidak aku turuti ... wkwkkk .. bisa dibayangkan bila anak-anak bikin minum sendiri, yang penting pakai gula yang banyak dan pasti akan berantakan deh. Yah begitulah anak-anak ... saya sebagai orang tua harus belajar sabar tiap hari. Kebetulan anakku tubuhnya gendut sejak bayi, galau ku pun makin menjadi bila anakku lebih mencintai minuman manis di banding air putih.

Saat anakku sudah SD awalnya dia membawa bekalnya request teh manis. tapi saat dia menginjak kelas 3 aku merasa tertolong sekali oleh gurunya. Dan kebetulan anak kelas 3 SD sudah bisa di beri pengertian secara ilmiah, saat gurunya (pak Santo) memberi pengertian manfaat air putih pun murid-muridnya sangat tertarik. Pak Santo memberi pengertian bahwa air putih itu sangat penting, karena kalau kita kekurangan air putih maka otak jadi tidak fresh. Otak yang tidak fresh tidak bisa dipakai untuk berpikir, dan akibatnya tidak akan bisa mengerjakan pelajaran. Mendengar kata-kata gurunya itu anakku dan teman-temannya pun seaakan tersadar betapa pentingnya minuman air putih itu. Sejak saat itu anakku minta bekalnya selalu air putih. Tiap hari dia membawa bekal air 1 liter, karena waktu itu anakku sekolahnya hingga sore (jam 3). Bekal air putih 1 liter pun kadang masih kurang dan harus membeli air minum di kantin. Woww banget deh pak Santo ... bisa mempengaruhi murid-muridnya dengan begitu mudahnya ... Alhamdulillah ,,, aku sebagai orang tua murid merasa sangat terbantu sekali lho. Terimakasih ya pak :)

Hingga sekarang anakku pun getol sekali minum air putih, Saat berpergian kemanapun dia selalu membawa bekal air putih. Alahamdulillah ... akhirnya kebiasaanku minum air putih pun di ikuti juga oleh anakku. Semoga kebiasaan minum air putih keluargaku ini bisa membawa dampak yang baik untuk kesehatan kami. Terus terang aku merasa sangat ngeri bila ada orang-orang disekelilingku tidak doyan minum air putih. Alasan mereka sangat bergam, karena berbau amislah .. karena mau muntahlah. Kalau menurutku alasan-alasan itu hanya karena mereka tidak dibiasakan minum air putih sejak kecil oleh orang tua mereka. Mungkin juga orang tua mereka tidak biasa minum air putih, akhirnya anak mereka pun akan meniru kebiasaan itu. Bagi sahabat-sahabtaku yang kebetulan membaca tulisanku ini, semoga tersadar bahwa air putih yang wujudnya sangat sederhana itu manfaatnya sangat besar dan anak-anak kita harus di kenalkan sejak dini untuk mengkonsumsinya.

Maaf yah aku tidk menjelaskan apa saja manfaat-manfaat minum air putih di sini, karena saya hanya berserita perjuangan saya agar anakku doyan air putih (tanpa terpaksa). Semoga ceritaku ini ada manfaatnya buat yang membaca. Yuk biasakan anak-anak kita mencintai minuman air putih sejak dini.

Saturday, October 1, 2016

Kisah Tanaman Tanduk Menjanganku



Bahagia, puas dan terasa fresh banget bila aku melihat tanaman Tanduk menjanganku ini. Angankuku pun jadi teringat kisah masa lalunya .. hahaa alayyy bin lebay :D Aku memungut si tanduk menjangan ini dari sebuah pohon sawo kecik yang ada disebuah jalan. Saat itu aku kebetulan sedang menjemput anaku yang masih SD, berhubung hujannya cukup deras maka aku pun memutuskan berteduh dibawah pohon tanjung yang daunnya lumayan lebat. Mayanlah tubuhku dan tubuh anakku bisa terlindungi dari air hujan. Upsss ... saat aku menengok ke atas ada 2 makhluk kecil yang nempel di batang pohon tanjung. Ahaiii ... batinku pun merasa senang banget, karena aku memang selama ini mengidamkan tanaman yang satu ini. Tapi aku ini memang ngga mau modal uang buat beli, betapa beruntungnya aku saat dipertemuan dengan tanduk menjangan yang masih imud.Untung aja tubuhku ini lumayan tinggi, jadi tanganku masih bisa meraih si imut dari batang pohon tanjung yang agak tinggi. Alhamdulillah ... begitulah ucapku saat si imut sudah ada di genggaman tanganku.

Sesampainya dirumah aku agak bingung juga, akan aku tanamdimana siimut ini. Aku merasa tidak tega bila si imut aku tempelkan pada batang pohon manggaku.Takutnya dia akan merasa sangat kepnasan bila matahari bersinar dengan teriknya. Akhirnya aku punya ide menempelkan imut pada batok kelapa dan dengan bantuan tali rafia si imut pun bisa menempel kuat pada batok itu. Dengan cara itu aku bisa memindahkan si imut ketempat yang aku mau.

Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan dan tahun pun akhirnya harus mengikuti berubah juga. Si imutku kini sudah tidak lebat dan warna hijau daun - daunnya ikut eksis menghijaukan halaman rumahku.

Friday, September 30, 2016

Pohon Sligi



Aku pertama kali  melihat tanaman ini saat main ke rumah tetanggaku (mbak Yani). Yang menarik dari tanaman ini adalah daunnya kecil-kecil tapi kaku, aku mempunyai kesan bahwa tanaman ini memiliki sebuah kekuatan. Menurutku tanaman ini akan terlihat bagus jika di buat bonsai, karena batangnya terlihat memiliki tekstur yang kasar sehingga terlihat sudah berumur tua bila dibuat bonsai. Halllaaah ... abaikan saja tentang bonsai membonsai tadi, karena aku belum pernah berhasil membentuk sebuah tanaman menjadi sebuah bonsai, maklumlah aku ini bukan pakarnya membuat bonsai :D.

Karena tertarik dengan tanaman ini aku pun mengorek info sebanyak mungkin dari si empunya. Ternyata daun sligi ini bisa dimanfaatkan menjadi penyembuh alternatif saat kita mengalami kesleo / otot terkilir / pegal-pegal. Cara aplikasinya pun sangat mudah, yaitu kita cuci bersih daun sligi lalu kita tumbuk halus. Tambahkan sedikit garam dan air matang, setelah itu kita borehkan pada anggota badan kita yang mengalami kesleo. Tunggu beberapa saat, rasa hangat pun akan terasa pada tangan / kaki kita yang di boreh tumbukan daun sligi tersebut. Percaya ngga dengan infoku ini ??? aku pernah mencobanya lho saat tanganku terkilir. Rasa hangatnya terasa begitu, lembut tidak menyengat, sehingga cocok di aplikasikan pada anak-anak juga.

Pohon ini cara menanamnya sangat mudah sekali, karena dia bisa tumbuh disembarang tempat. Dan bila bunga-bunganya sudah tua dan jatuh ketanah, tak seberapa lama pohon sligi kecil-kecil pun akan tumbuh. Tetanggaku pun ada yang memanfaatkannya sebagai tanaman pagar. Karena batang dan daunnya terlihat kokoh sehingga sangat dijadikan pagar. Apalagi pohon sligi ini daunnya kecil-kecil dan lebat, maka akan terbentuk pagar hidup yang rapat. Aku pun berkhayal seandainya saja aku memiliki halaman yang luas pasti akan memakai pohon sligi ini sebagai pagar.

Wednesday, September 28, 2016

Menanam Pandan Wangi Dengan Cara Yang Mudah (Hidroponik alakadarnya)



Tidak jarang saya mendengar keluhan teman, tetangga, sodara bahwa susah sekali menanam pandan wangi itu. Tapi menurutku menanam pandan wangi itu seperti menanam tanaman lainnya, mudah alias tidak susah. Memang tanaman yang berbau wangi dan sering dibutuhkan ibu-ibu yang suka memasak ini suka-suka jinak-jinak merpati yah. Kalau kita niat banget dianya ngga mau tumbuh bagus, atau apesnya dia malah mati. Tapi tak jarang juga aku melihat tanaman pandan wangi yang tumbuh subur padahal tidak diurus oleh yang menanamnya.

Aku pernah menanam pandan wangi di dalam pot dengan media tanah, memang sih berhasil tumbuh dan lumayan subur. Kalau hanya untuk memenuhi kebutuhanku saat memasak sih sudah melebihi cukup. Tapi pot pertama pandan wangiku yang pertama apesnya kena runtuhan tembok saat gempa melanda Yogya di tahun 2006. Aku sudah berusaha menyelamatkan pohon pandan wangiku yang naas itu, tapisayang banget ... tidak berhasil sodarah sodarah ... #SedihBangettt :( . Setelah itu beberapa tahun kemudian aku menanam pandan wangi lagi didalam pot, bibitnya aku ambil dari halaman tetangga. Alhamdulillah bisa tumbuh dan beranak beberapa. Tapi herannya kok pandan wangiku tiba-tiba daunnya tidak bisa bagus dan ada bercak-bercak keringnya, padahal aku selalu rajin menyiraminya lho. Akhirnya tamatlah riwayat si Pandan Wangiku  ... #SedihBangetLagi.

Karena sering memasak dan membutuhkan pandan wangi aku pun tidak menyerah begitu saja dengan misteri si pandan wangi ini  .. hihiii. Beberapa bulan yang lalu aku minta bibit pandan wangi pada tetanggaku lagi, tapi yang ini beda lho dengan tetanggaku yang ngasih bibit yang dulu ... tetanggaku kan nggak cuma 1 doang ... hahaa. Sesampainya dirumah aku taruh pandan wangi yang masih imut itu didalam kaleng plastik bekas kemasan cat dan aku tuang air. Maksudku adalah agar pohon pandan wangi itu tidak mati karena dehidrasi :D. Tapi hari berganti hari, minggu berganti minggu ... aku kok merasa malas banget mau menanam si pandan wangi itu ke dalam pot. Iseng saja aku lihat si pandan wangi itu, ehhh lha kok akarnya bertambah banyak dan daunnya makin lebat aja. Wkwkkk ... padahal dia cuma di beri air kran aja lho. Akhirnya aku pindahkan si pandan ke dalam kaleng cat plastik yang kemasan 5 kg. Untuk menahan akar-akarnya agar bisa berdiri tegak, aku beri pecahan batu bata ... dan akhirnya si pandan wangi pun memiliki rumah yang lebih besar dan berdiri tegap  :D. Alhamdulillah ... sampai hari ini pandan wangi ku masih memancarkan tanda-tanda kehidupannya yang penuh semangat ^^.

Dari kejadian yang aku alami ini aku menyimpulkan bahwa ...  bertanam pandan wangi bisa kita lakukan dengan cara ala hidroponik abal-abal seperti yang aku lakukkan tersebut. memang sih kita harus mengecek airnya agar jangan sampai kehabisan. Dan untuk menghindari jentik-jentik nyamuk bersarang di air medianya, kita beri saja ikan black molly atau ikan kecil apalah yang kita miliki (beli di pasar). Caranya sederhana banget kok, pertama kita masukan pohon pandan wangi kedalam wadah. Setelah itu kita beri bongkahan batu bata agar si pandan wangi bisa berdiri tegak dan yang terakhir kita tuangkan air kran ke dalam wadah itu (lihat tuh di gambar, yang terlihat di dalam kaleng plastik itu hanya air dan bongkahan batu bata kan). Dan pohon pandan wangiku pun terlihat subur :) .

Buat yang selalu gagal  menanam pandan wangi, ngga ada salahnya mencoba tehnik menanam pandan wangi sepetti yang saya lakukan ini. Kalau punya pupuk cair boleh kok ditambahkan ke dalam media airnya, tapi selama ini saya tidak menambahkan pupuk atau apapun yang bertujuan untuk menyuburkan si pandan wangi ini ... selamat mencoba ^^

Tuesday, September 27, 2016

Numpang Foto di Candi Sambisari ... hihiii



Aku ngga akan bercerita panjang lebar tentang sejarah candi Sambisari di sini, terus terang ... aku ngga tahu sejarah candi ini. Setahuku candi ini unik, kecil dan bagus buat numpang foto (istilah jaman sekarang *Selfie). Beberapa tahun yang lalu aku juga pernah main ke candi ini dan ngobrol dengan seorang bapak yang sudah tua, katanya sih umurnya sudah 70 tahun. Bapak itu bercerita bahwa dialah yang menemukan candi ini, dan saat itu si bapak penemu candi diberi pekerjaan sebagai bagian bersih-bersih dilokasi sekitar candi... aduh kok aku lupa ya nama bapak itu. Tapi pas aku kemarin main ke candi ini lagi, bapak itu kok tidak kelihatan. Entah dia masih ada atau sudah tidak ada, tapi semoga saja dia sedang tidak bertugas dan sedang ngadem di rumahnya. Hhhhhh ... kebetulan pas aku main ini cuaca mendung tapi berasa panasssss buangettt. Mukaku sampai merah kaya udang rebus. Aku memang baru sekali ini main ke candi ini pas siang hari. Biasanya kalau ngga pagi ya sore hari, jadi suasananya adem. Kapok deh ... besok lagi kalau mau ke candi Sambisari ngga boleh pas siang hari.

Kenapa aku sebut candi ini unuk ? karena lokasinya itu lhooo... lihat aja tuh candinya menjorok ke dalam kan, sampai-sampai bisa dijadiin background yang bagus saat kita foto ... hahaa. Candi ini kecil, bahkan bangunan utamanya pun bisa kita kelilingi dengan beberapa puluh langkah saja. Tapi masalah keindahannya jangan di ragukan lagi. Lokasinya bersih, hijau dan semilir. Aku paling suka suasana di lokasi candi ini pas pagi hari, karena sinar matahari akan terlihat malu-malu menyinarinya ... kita pun bisa foto dengan background matahari yang mulai beranjak bangun dari tidurnya. Kita pun yang sedang foto-foto moodnya akan lebih bagus karena tidak kepanasan (seperti pas saya foto-foto kali ini ... sumpah, moodku jelek banget :D ).

Salah satu sisi bagian luar bangunan utama candi Sambisari

Saat berkunjung di candi Sambisari ini kalau mau foto silakan pilih saja lokasi yang anda inginkan, tapi ingat jangan melanggar aturannya yah. Ada bangunan tertentu yang ngga boleh diinjak, yaitu pinggiran bangunan utama, kalau pengunjung nekat bisa berabe lho ... jangan menghubungkan dengan yang mistik ya. Berabe disini maksudnya akan dapat teguran dari penjaga .. wkwkk. Lagian kenapa kita harus melanggar aturan, kalau kita nekat menurutku akan menyebakan bangunan candi ini jadi cepat rusak dan kalai kita tidak hati-hati bisa terjatuh juga kan ??? yang penting kita tidak usah melanggar aturannya aja deh ... titik. Satu lagi aturan di candi ini kita tidak boleh menginjak rumput disekitar candi. Tapi untuk aturan yang injak menginjak rumput ini banyak yang yang melanggar. Gimana ngga melanggar coba ... banyak pengunjung yang tidak hanya menginjak, bahkan tiduran hanya sekedar untuk selfie dengan tongkat saktinya (baca : tongsis). Aku kalo ngeliat yang pada selfie dengan gaya tiduran di rerumputan ini sampai ngakak. Umumnya mereka adalah anak-anak alay yang ingin upload foto di sosmed. Yo wis ... ngga papalah mumpung mereka masih punya semangat untuk eksis di sosmed, yang penting ngga kebablasan ajalah.

Pesanku satu lagi, jangan membuang sampah sembarangan yah kalau berkunjung di Candi Sambisari ini, Jelek tauuukk kalau sebuah tempat wisata penuh dengan sampah. Kalau ingin buang sampah cari aja tempat-tempat sampah yang ada dibeberapa titik lokasi,


Akhir kata aku rekomendasikan Candi Sambisari ini sebagai salah satu alternatif pariwisata saat berkunjung ke Yogyakarta. Monggo foto-foto sepuasnya. Oh yaa ... kalau mau masuk ada retribusinya lho, tapi ngga mahal kok, kalo bulan september 2016 ini sih masih 2000 rupiah, tapi bulan depan udah jadi 5000 rupiah. Ngga rugi kok kita bayar 5000 rupiah tapi bisa melihat sebuah karya seni yang cantik ini. Yuk .. berkunjung ke Candi Sambisari ... hahaa .. bantuin promosi pemerintah nih ^^


Pintu masuk bangunan utama Candi Sambisari  .. keren lho untuk foto

Ada apa di dalam bagian dalam bangunan utama candi ???
Ternya isinya adalah sebuah batu yang berbentuk lambang Yoni (betul ngga sih )

Salah satu sisi sudut yang ada di luar bangunan utama candi

Semua sudut candi ini bagus untuk foto ... 

Salah satu sudut luar bangunan utama  ... aku sengaja menyuruh
anakku foto di sini agar kelihatan tulisan SAMBISARI itu

Yang ini dimana hayoo ??? kelihatan seperti lorong kecil yah ...
padahal itu di pintu masuk setelah kita melewati tangga.
Di belakang anakku itu adalah sebuah ruangan di
bangunan utama 

Numpang foto buat ngontes sambil makan mie duluuu ... huhuuu

Saat Gunung Kelud Muntah (baca :meletus)



Saat sedang melihat file-file foto di laptop aku menemukan foto-foto imbas letusan Gunung Kelud di tahun 2014 , tepatnya tanggal 14 februari (bertepatan dengan hari Valentine). Upsss ... ternyata Gunung Kelud mau eksis juga ya di hari Valentine, menebarkan kasih sayangnya yang berupa abu-abu vulkanik buat manusia. Kasih sayang itu dampaknya memang tidak bisa dirasakan secara langsung oleh manusia, tapi manusia harus menunggunya untuk beberapa waktu. Tahu nggak apa dampak positif dari meletusnya sebuah gunung anak-anak ??? hahaaa ... anak SD aja pasti udah tahu kan ... tanah akan menjadi subur ... itulah jawabannya. Tapi saat hari H meletusnya sebuah gunung, manusia pasti akan di buat kalang kabut dan tentu saja repot. Gimana ngga reput coba, mau keluar rumah kagak bisa, lha wong dirumah aja pernafasan dan mata kita akan sangat terganggu.



Genting-genting langsung penuh terlapisi oleh abu vulkanik yang lumayan tebal saat Gunung Kelud muntah... eh menebarkan kasih sayang ... hehee. Foto ini saya ambil sekitar 1 jam setelah kotaku di guyur hujan abu. Semua yang ada di luar ruangan warnanya seragam ... abu-abu semua ** Kompakan nih ya :D




Kalo yang ini lokasinya di teras rumahku di lantai 2, tuch tebal kan abu yang menempel di tembok.




Tanaman cincau yang ada di halaman pun harus diiklaskan, tadinya sih mau aku panen. Gagal panen nih ceritanya :(



Setelah hujan abu sudah tidak begitu deras aku pun iseng-iseng saja mengumpulkan abu vulkanik yang menempel di sebagian tembok pagar depan rumahku... alamak abunya tebalnya.
.

Sunday, September 25, 2016

Daun Sirsak dan Vertigo Yang Aku Alami

Sore itu aku habis bermain bersama keponakanku Kenzie, cape juga sih habis meladeni anak kecil cowoyang lagi akti-aktinya. Lega rasanya saat Kenzie udah mau di ajak balik kerumah. Aku jadi bisa mengistirahatkan kakiku yang udah terasa cenut-cenut, maklum kakiku ini emang udah ngga normal lagi karena sudah 2 kali mengalami masalah yang cukup serius (efek terkena HNP dan Retak saat kecelakaan (retak di tulang dekat lutut)).Setiap hari kakiku udah terbiasa dengan rasa cekot-cekot, cenut-cenut, sengkrang-sengkrang ... aaahhh pokoknya rasa-rasa yang tidak nyaman gitulah. Tapi seiring sejalanya waktu aku berusaha menerima keadaan yang rasakan ini, aku masih bersyukur masih bisa beraktivitas dengan kakiku secara normal. Aihhh balik lagi ke cerita awal ya.... hahaa ntar kepanjangan kalo cerita tentang kakiku ini. Setelah aku dan Kenzie smpai di rumah aku pun tiduran di lantai untuk sekedar menyelonjorkan kakiku yang udah terasa pegal-pegal, dan tiba-tiba aku ingin mengangkat kakiku untuk di sandarkan ke tembok.... waktu itu aku membayangkan rasa pegalnya pasti akan lebih cepat hilang. Ternyata aku sempat tertidur beberapa puluh menit dengan posisi kaki bersandar ke atas tersebut. Saat aku terbangu,aku teringat bahwa aku belum sholat dzuhur, tanpa babi bu aku bangun dari tidurku, dan tiba - tiba rumahku serasa berputar-putar. Saat itu aku hanya bisa ngomong Astagfirllahal'adzim ..."kiamatkah ini ???" batinku saat itu. Aku lalu mencari pegangan dan berjalan ke kasur. Perut pun rasanya mual sekali,karena eek rasa muteryang tiada henti dikepalaku ini. Dan aku pun lalu menyadari bahwa vertigo yang dulunya hanya aku dengar dari cerita orang-orang akhirnya nempel di kepalaku.

Kebetulan ibunya Kenzie (adikku) adalah seorang dokter. Aku pun menceritakan keadaan kepalaku ini padanya. Oleh adikku aku diberi obat vertigo (entah apa namanya, aku sudah lupa). Saat sekali minum, efek obat itu langsung terasa. Tapi di hari ke dua, aku sudah tidak merasakan eek obat tersebut. Aku lalu berpikir mencari penghalau vertigo lainnya.Tiba-tiba pikiranku tertuju pada pohon sirsak yang ada dihalaman rumahku. Banyak berita kalau daun sirsak ini banyak sekali manfaatnya. Tanpa menunggu lama, dengan kepala yang masih puyeng tujuh keliling aku mengambil daun sirsak yang ada di dahan  dan aku rebus daun-daun sirsak itu. Aku tidak tahu berapa lembar daun yang aku rebus dan berapa banyak airnya. Yang penting aku rebus gitu aja, begitu mendidih lalu aku kecilkan apinya dan saya maasak selama 15 menit. Setelah api dimatikan saya tunggu air rebusan itu suam-suam kuku, setelah itu baru deh aku minum. Memang sih pertama minum air rebusan daun sirsak itu efeknya tidak langsung terasa. Tapi setelah beberapa kali minum tubuhku (bagian atas leher bagian belakang) terasa cenut-cenut, itulah reaksi positf pertama yang aku rasakan. Rasa cenut-cenut itu menurutku adalah sinyal bahwa tubuhku merespon air rebusan daun sirsak yang aku minum. Kalo ada yang tanya apa sih yang terkandung pada daun sirsak, kok sampai mampu melawan vertigo ???? Terus terang ya ... aku tidak tahu jawabannya, maaf ya aku tidak bisa menjelaskannya, bukan pelit informasi lho. Emang karena aku tidak tahu :D. Hari demi hari, kepalaku pun sudah tidak muter-muter parah lagi. Sebulan kemudian vertigo pun menghilang dan aku sudah bisa beraktivitas sevara normal lagi. Alhamdulillah :)

Saturday, September 24, 2016

Cerita Grup SMILE Yang mengharukan



Pas bersih -bersih kamar tiba-tiba aku menemukan tulisan yang ditempelkan pada styrofoam ...hahaaa .. memoriku pun secara otomatis teringat saat aku berjuang dengan modal ala kadarnya bersama 4 orang tetanggaku untuk mengikuti lomba jinggle  Sunligh. Wkwkwkk... waktu itu aku begitu menggebunya untuk mengikuti lomba jinggle yang diadakan atas kerjasama Sunlight dengan radio Rakosa (radio lokal di Yogya). Aku saat itu begitu yakinnya bisa menjadi salah satu juaranya hahaa pede abis nih :D. Dengan kemampuan yang terbatas aku ciptakan jinggle Sunlight. Pas mikir membuat liriknya aja aku sampai pusing selama seminggu ... wkkwkkk ...Setiap pagi hari saat mengantar anakku sekolah, aku pun tak henti-hentinya mencari kata-kata dan nada yang pas buat jinggle ciptaanku. Setelah seminggu berlalu dan diikuti rasa nyut nyut dikepalaku, akhirnya terciptalah sebuah jinggle yang membuatku sangat yakin bisa menyabet sebagai salah satu juaranya ... ahaaaa ... *Optimis banget yah aku ini ... hihiiii

Setelah jinggle sudah jadi secara sempurna, aku pun mencari pasukan untuk aku ajak maju ke lombanya. Untung saja aku memiliki beberapa teman ibu muda yang pada semangat dan rela malu di atas panggung. Alhasil terbentuklah sebuah grup yang bernama "SMILE". Akhirnya pagi itu aku resmi mendaftarkan grup SMILE menjadi peserta lomba jinggle Sunlight. Ternyata dari para pendaftar hanya akan diseleksi 10 grup yang nantinya akan maju di lomba pada hari H (baca : di atas panggung lapangan Denggung Sleman). Beberapa hari setelah mendaftar, aku mendapat telfon dari radio rakosa diminta untuk seleksi awal dengan cara siaran di studio radio tersebut. Pas rekaman untung saja personil kami merasa fun, sukses deh rekamannya. Dan kami pun di suruh menuggu pengumuman lolos tidaknya di 10 besar.

Sekitar seminggu setelah rekaman, sore itu aku di telfon oleh Customer servicenya radio rakosa (mbak Yuni). Isi telfonnya adalah bahwa grup SMILE lolos jadi 10 besar yang harus siap malu di atas panggung .. hahaaa. Dengan hati agak bangga aku pun memberitahu personil SMILE lainnya ... uhuuuiii ... mereka senang bangetttt. Dalam hati aku merasa lebih suka dari mereka, sukanya dalam hati saja lho .. ngga aku utarakan pada personil lainnya. Gimana ngga bangga coba ??? itu jinggle yang bikin aku dengan modal kemampuan yang sangat minim kemampuannya.

Karena kita berlima ini ingin menang. tiap malam setelah maghrib kita pun latihan untuk menyamakan suara-suara kita yang kaya' kaleng plus gaya panggung kita yang sebenarnya pada semrawut. Oh ya ... nama-nma personil SMILE itu adalah Enni (saya), Nuli (cenul), Yanti (cenil), Novi dan Ruri. Saat kami latihan ada seorang ibu yang memiliki jasa bagi kami yaitu Almarhum ibu Daliyem (ibunya cenul dan cenil), dengan senang hati ibu ini menyediakan air minum untuk kami yang udah pasti hausnya luar biasa saat latihan. Gimana nggak haus coba ??? kami latihan menyanyinya dengan suara keras nan cempreng ... hingga tenggorokan rasanya kering kerontang. Udah gitu harus pakai gaya koreografi ala emak-emak yang pada tidak punya kemampuan menari :P. Berhari-hari kami latihan, tidak hanya malam, terkadang pagi hari sebelum bedug dhuhur pun kami juga latihan .. demiiii meraih gelar juara ... hahaaa. Saat mendekati hari H pun akhirnya disepakati kami memakai kostum kaos putih, jeans biru dan sepatu kets. Sebuah kostum yang jauh dari kata mewah ... sangat-sangatttt sederhana sekali ... hihiiii. Biar ngga terkesan sepi aku pun membuat lambang SMILE dari kain flanel kuning yang nantinya akan di tempelkan pada baju kami, yah biar ngga terlihat polos gituhhh.

Pagi itu akhirnya personil SMILE menluncur ke TKP. Ternyata cerita pagi itu tidak lancar lho, apa hayooo  ??? kami ternyata salah TKP sodarah sodarah ... hahaa. Untung saja aku bisa menghubungi penyiar Rakosa yang baru siaran di pagi itu, dan masnya itu mau memberikan informasi TKP yang sesungguhnya... wkwkk. Pagi itu aku Hp aku charger di rumah, jadi aku ngga bisa telpon ke penyiarnya pakai HPku. Dan untungnya cenil dengan iklas merelakan pulsanya yang udah mepet buat nelpon mas penyiar. Tengkyu ya Nil, apa jadinya kalau kamu ngga iklaskan pulsamu saat itu. Yang pasti kita ngga akan bakalan jadi sang juara sejati :D. Akhirnya singkat cerita sampailah kita ke TKP yang sesungguhnya ... alamakkkk ternyata lomba jingglenya masih lamaaaaa. Kita pun main game-game yang ada di arena. Dengan modal 10 rupiah kita mendapatkan selembar kertas kecil yang bisa kita jadikan sebagai pengganti karcis untuk memainkan game. Mayannnn ... walau ngga dapat HP kita masih bisa dapat sunligh kemasan paling kecil, sendok makan atau mangkuk.

Saat kita main game sambil menunggu waktu lomba jinggle, panitia mempersilahkan perwakilan grup untuk mengambil nomer undian. Aku deh yang mawakili grup SMILE, dan mendapat nomer urut 9 (nyaris paling bontot). Beberapa waktu kemudian lomba jinggle pun dimulai, personil SMILE tadinya sempar gimana gituh pas ngeliat pesaing-pesaing pada heboh penampilannya ... pakaian mereka memang udah dipersiapkan dengan baik dan seksama. Udah gitu ada dari mereka yang mahir main gitar ala-ala personil band. Lha sedangkan kita cuma memakai pakaian yang sangat sangat sederhana sekali, cuma modal mulut dan tubuh yang bisa digerak-gerakkan untuk berkoreografi ria. Tapi saat aku melihat penampilan para grup saingan SMILE, dalam hati aku masih merasa optimis. Ternyata tampilan ngejreng mereka itu tidak diikuti oleh kualitas jinggle yang oke. Yah maklumlah jinggle itu kan diciptakan oleh emak-emak, bukan seorang pencipta lagu. Untung saja SMILE mendapatkan no hampir bontot, kami pun bisa melihat kualitas penampilan panggung pesaing kami dan masih memiliki waktu untuk menata penampilan kami di panggung. Dalam hati aku bertekad untuk tampil total, total bukan dalam hal kostum dan alat pendukung lho karena dua hal itu sudah tidak bisa di ubah lagi ... alias sudah mentok :D. Aku pun berpikir hanya bisa total dalam suara, gaya panggung dan ekspresi. Ekspresi sangat aku utamakan karena merupakan daya tarik luar biasa yang bisa menarik perhatian penonton. Ah cuex aja ama para penonton ... kalo berani naik panggung berati aku harus berani malu. Tapi itu yang ada di pikiranku secara pribadi, aku tidak tahu yang dipikiran para personil SMILE lainnya.

Dan akhirnya giliran grup SMILE naik ke panggung, alamaaaaakkk ... kenapa juga aku harus mempermalukan mukaku yang manis ini di atas panggung yang mewah ini ...hahaaa. Ewessss ewesss ewessss ... suara cempreng dan tarian semrawut grup SMILE pun akhirnya dilihat banyak penonton. Hahaa ... Pas kami sudah selesai menyanyikan jinggle, MC cowok pun mendekati aku dan menyuruhku mengulangi gerakan dan ekspresi mukaku yang menyita perhatiannya .. akupun dengan senang hati melakukan apa yang diminta mas MC itu ... wkwkwkk ... puas kan mas ??? hahaaa. Setelah selesai Mas MC tanya-tanya ke personil grup SMILE, kami pun turun panggung dan hanya bisa berdoa agar bisa menjadi salah satu juaranya.

Kebetulan saat kami turun dari panggung waktu sudah menunjukkan saatnya sholat dhuhur, aku pun mengajak personil grup SMILE sholat di masjid yang ada di dekat lapangan. Setelah sholat kami menyempatkan diri berdoa agar bisa menjadi salah satu juaranya. Yah kalau pun tidak menang semoga kami tidak stres dan bisa menerimanya dengan ikhlas (wkwkk ... kata-kataku serius amat yah  :D :D :D ).

Setelah menunggu agak lamaaaaaa ... akhirnya tibalah saatnya pengumunan peserta lomba jinggle ... Saat itu yang disebutkan pertama kali adalah yang juara 3, lalu juara 2... wkwkkw .. grup SMILE tidak disebutkan namanya .. putus deh harapan kami, tapi kami ngga mau gantung diri lho karena kami masih ingin eksis di dunia ini. Dan pengumman juara pertama pun akhirnya dikumandangkan juga, Sumpah aku dan personil lainnya waktu itu ngga memiliki harapan yang besar, harapan kami hanyalah sebesar 5% ... Betapa kagetnya kami saat MC menyebut grup SMILE sebagai juara pertamanya ... Alhamdulillah ... itulah kata yang keluar dari mulutku. Aku pun langsung lari dan naik di atas panggung. Betapa bahagianya para personil SMILE .. aku merasa senang bisa membahagiakan mereka, Aku sangat terharu, karena ternyata kami yang notabene berasal dari daerah mbanguntapan mbantul bisa mengalahkan grup-grup lainnya yang berasal dari daerah yang wah (menurut pandanganku secara pribadi lho). Nggak rugi deh aku sampai merasakan pusing tujuh keliling saat membuat jinggle ini, karena ternyata jinggle ciptaanku ini bisa memberikan pelajaran dan pengalaman yang tak terlupakan pada aku secara pribadi. Disamping itu jinggle ini juga bisa mendatangkan rejeki pada aku dan emak-emak SMILE yang rata-rata hanya berpendidikan tidak tinggi. Kebetulan personil SMILE ini 2 orang yang tidak lulus SMP, 1 orang lulus SMP, 1 orang lulus SMK dan aku sendiri kebetulan punya kesempatan bisa kuliah dan lulus,

Pelajaran yang aku ambil dari kejadian ini adalah bahwa orang yang pendidikan tidak tinggi tetap bisa berprestasi bila masih memiliki kemauan untuk berusaha dan harus memiliki modal sedikit nekat (tapi terarah) untuk mencapai impiannya.  Sekian ... kapan kita manggung lagi emak-emak SMILE ??? Semoga suatu sat kejadian yang mengharukan ini bisa terulang lagi yah, meski punumur kita sekarang udah pada tuirrr... Hidup SMILE !!!! :)


Thursday, September 22, 2016

Kenangan 26 oktober 2008





Siang kemarin aku bersih-bersih kamar, pas menyeleksi kertas yang akan aku buang tiba - tiba aku menemukan potongan kertas koran yang menita perhatianku. Setelah aku perhatikan ternyata itu adalah potongan ceria anak-anak hasil karyaku yang di muat di koran Kedaulatan Rakyat, sebuah koran lokal di Yogyaarta.

Aku pun jadi teringat dengan perasaanku waktu itu, begitu bahagianya begitu mengetahui kalau di koran ada cerita anak-anak yang terulis nama pengarangnya adalah namaku ... hahaa ... lebayyy :D. Mungkin orang akan bertanya-tanya, kok aku bahagia banget dengan kejadian itu ... emang berapa sih honor yang aku dapatkan .. hahaa ... jangan tanya besarnya honor yah pemirsah .. wkkkwkkk. Honornya itu sebesar 35 ribu rupiah saja lhooo.

Saat itu aku merasa bahagia karena bisa jebol menaklukkan dunia tulis menulis yang menurutku hanyalah sebuah impian belaka. Aku sering merasa kagum dengan orang-orang yang produktif menulis cerita di majalah, koran atau apalah ... pokonya yang bisa dibaca banyak orang. Saat itu aku membayanglan cerita anak-anak itu paling tidak akan dibaca oleh beberapa orang yang menyukai cerita anak-anak dan orang bisa mengambil nilai positif dari tulisanku.

Sejak itu aku pun jadi lebh bersemangaat jika ingin menjalankan sesuatu, karena terbukti jika kita pantang menyerah maka akan menghasikan sesuatu yang kita impiakan. Memang sih tidak semua impian kita bisa terwujud, tapi setidaknya ada sebagian im0pian kita akan terwujud karena masih ada semangat dalam diri kita.

Yeaaahhhh ... hahaaa ... Semangkaaaa ... ehh, semangatttt !!!! :D :D :D

Wednesday, September 21, 2016

Inspirasi Dari Lebah-Lebah Kecil



Saat sedang membersihkan kebun kecil di halaman depan rumahku tiba - tiba aku meihat sarang lebah kecil di balik daun gelombang cinta. Tadinya aku akan merusak sarang itu agar lebahnya tidak berkeliaran lagi di halaman rumahku. Tapi niat itu lalu aku urungkan, karena aku merasa iba saat melihat aktivitas mereka. Aku jadi membayangkan perasaanku bila tiba-tiba kehilangan rumah, pasti akan kebingungan dan menangis ,.. hiks ... hiks ... hiiiks.

Aku perhatikan lebah-lebah kecil yang entah sedang melakukan aktivitas apa itu, mengumpulkan nextar atau apalah .. yang pasti mereka terlihat kompak. Tak ada satu pun dari mereka yang berdiam diri / hanya menonton temannya yang beraktifitas. Mereka bekerja sama bahu membahu demi untuk kelangsungan hidup bersama. Terdengar suara dengungan yang suaranya tidak begitu keras tapi aktifitasnya tetap berjalan terus tanpa mengenal waktu. Hehee ... lain dengan kehidupan manusia yah. Manusi jika sudah mengeluarkan suara maka aktivitas yang lainnya akan terhenti dan lebih berat untuk ngomong tiada henti. Dan akhirnya pekerjaan pun jadi tidak selesai ... wkwkkk.

Itulah nspirasi pagi ini yang aku dapatkan dari lebah-lebah kecil di halaman rumahku. Sederhana tapi sangat berati :)

Tuesday, September 13, 2016

Merah dan Putih




Lagi asyik bersepeda tiba-tiba pandanganku tertuu pada tanaman yang ada di depan rumah tetanggaku. Amboooi cantik nian nih si bunga yang berwarna putih agak kekuningan ... entah apa nama bunga ini. Sebuah nama bagiku tidak masalah ... yang penting aku bisa menikmati keindahannya dan bisa mengabadikannya dalam sebuah foto. Warna putih bunga itu makin kelihatan cantik karena bersanding dengan bunga euporbia yang berwarna merah agak pink ... Wuiiichh ... Untung saa kamera sakuku pas ada di dompet. Jepretttt .. jeprettt ... Untung juga cuacanya pas cerah, jadi hasil jepretannya bisa lumayan hasilnya ^^






Monday, September 12, 2016

Belalang Sembah in Action :)





Minggu siang daripada bete dirumah jalan-jalan saja di sawah dekat rumah. Upss ... ada seekor belalang sembah kecil yang sedang main-main sendirian. Kalau di perhatikan makhluk kecil ini lucu juga yah. Langsung deh aku melakukan aksi jepret-jepret dengan kmera saku yang selalu setia menemaniku. Heheee .... ternyata dengan cara jepret-jepretttt begini pikiran suntukku pun bisa lenyap.










Monday, May 23, 2016

Galau Itu Datang ...

Dulu saat aku lulus SMA dan ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi perasaan begitu santainya. Saat itu aku berpikir yang terpenting aku belajar sebanyak-banyaknya dan banyak mendekatkan diri pada Allah. Aku begitu yakinnya bahwa pasti akan di terima masuk di salah satu Universitas Negeri Favorit di Yogyakarta. Dan alhamdulillah ... akhirnya aku bisa menjadi salah satu mahasiswa di Perguruan tinggi idamanku itu yaitu UGM. Orang-orang terdekatku pada pesimis aku bisa lolos ujian UMPTN (sekarang istilahnya SBMPTN). Surprise !!! ibuku sendiri saja sampai kaget luar biasa saat mengetahui namaku tertulis di dalam koran ... kalo sekarang sih udah jamannya internet, nggak model pake koran lagi :D

Tapi ... sekarang saat anakku sudah lulus SMA dan ingin melanjutkan perguruan tinggi, kenapa aku mersakan galau yang luar biasa. Semakin mendekati hari H test SBMPTN hatiku makin tidak karuan. Apalagi saat melihat anakku yang mengeluh bahwa banyak soal-soal yang tidak mampu dia pecahkan. Aku pun hanya bisa menasihatinya ... "udahlah tidak usah stress, ntar malah bisa bikin ngga konsentrasi lho saat mengerjakan soal". Padahal dalam hatiku galau tidak karuan, galau segalau-galaunya alias galau tingkat dewa ... hahaa. Inikah rasa yang pernah dirasakan oleh ibuku dulu saat aku sedang berjuang untuk masuk perguruan tinggi negeri dulu ???? Ahhhh sayang sekali aku tidak bisa menanyakannya pada ibuku, karena ibuku sudah tiada.

Ya Allah ... tolonglah anakku, berilah petunjuk padanya di saat mengerjakan soal-soal di tanggal 31 mei 2016 besok. Ya Allah .. aku hanya bisa berkeluh kesah kepadamu, aku tidak mau berkeluh kesah pada orang-orang di sekitarku tentang kegalauan yang sedang aku hadapi ini. Ya Allah .. tenangkanlah anakku, aku dan suamiku.

Galau ... galau ... galau ... hahaaa

Monday, June 15, 2015

Alhamdulillah Akhirnya Aku Dapat Rejeki Lagi di Tantangan 21 Hari Listerine




Siapa sih yang tidak tergiur dengan hadiah yang di tawarkan di Tantangan #21HariListerine, Hadiah utama berlibur bersama Ran dan Tulus, 21 buah Ipad Mini dan 210 buah voucher belanja MAP @500K. Kalau harus membayangkan lamanya tantangan sih mungkin kita jadi malas ya. Tapi menurutku kalau ingin dapat hadiah yang oke kita harus mau kerja keras dulu dong. Kalau yang tantangan tahun kemarin sih aku kebagian hadiah kaos jersey original, makanya mau dong dapat hadiahnya lagi ... aku sih ga muluk-muluk pingin dapat hadiah utamanya. Dapat ipad mini atau voucher belanjanya aja udah bersyukur banget.

Akhirnya aku pun dengan mantap ikutan dari hari pertama yaitu tanggal 1 juni 2015 ... teretetettttttt ... sejak hari itu aku pun harus siap menjawab tantangan demi tantangan yang harus kujalani. hahaa ... serius amat sih ... ini kan cuma permainan yang bisa mendatangkan rejeki :D. Tantangan pertama yang bikin aku pusing adalah pas harus upload video (hari ke 5), bikin videonya sih ngga susah ... cuma pas uploadnya saja yang gagal mlulu ... hampir putus asa deh. Akhirnya aku mencoba cari informasi gimana agar bisa berhasil upload videonya. Akhirnya aku hubungi teman kuter (Yuliana) lewat inbox FB. Alhamdulillah aku dapat pencerahan bahwa ukuran video maximal 7 MB, Akhirnya habis subuh aku bikin video selfie ... hasil videonya jelek banget alias remang-remang gitu, maklumlah kan cuma HP nokia N96 yang jadul itu :D. Tapi menurutku ngga masalah, daripada aku ga bisa buka tantangan hari ke 13. Akhirnya aku berhasil upload video yang ukurannya 4,... MB. Legaaaaaaa banget rasanya setelah berhasil upload video itu. Tantangan yang bikin pusing lagi adalah upload video lagi (hari ke 12). Sumpah aku sempat pusing 7 keliling gara-gara tantangan yang ini, Bayangkan aku yang tadinya menganggap enteng, tiba-tiba pas upload gagal melulu. Aku kaya'nya udah mencoba upload lebih dari sepuluh kali dan mencoba dengan berbagai provider (3, IM3 dan Simpati). Wellleeehhh .. wellleehhh ... hasilnya NIHIL saudara-saudara. Aku waktu itu udah pasrah mau mengundurkan diri dengan cantik saja daripada pusing pala berbie :D. Tapi dalam lubuk hati yang paling dalam aku ga iklas kalau ga berhasil menjawab tantangan upload video ini. Di saat aku udah pasrah sama Gusti Allah, tiba-tiba aku teringat kalau aku kemarin bikin videonya pakai HP Nokia bukan Samsung. Langsung deh aku coba bikin video selfie pakai HP Nokiaku ... cussssss ... bener kannnnn teki-teki yang sempat membuat galau pikiranku akhirnya terjawab sudah ... ternyata kuncinya pada HP yang dipakai untuk bikin videonya ... hahahaaa. Singkat cerita akhirnya aku berhasil upload video untukmenjawab tantangan hari ke 12 .. Alhamdulillah Setelah hari ke 12 tantangan demi tantangan aku lalui dengan lancar :).

Tiba-tiba minggu sore tanggal 14/06/2015 pas aku OL ada mention dari salah satu teman kuterku Bunda Ria Restyowati kalau aku menang di Listerine dan dapat hadiah Voucher MAP 500K. Sungguh aku hampir tidak percaya, karena aku merasa jawaban-jawaban di tantangan-tantangan itu kurang meyakinkan alias alakadarnya banget. Tapi ternyata Gusti Allah masih memberiku jatah rejeki disini ... tengkyu ya Allah karena Engkau telah mengganti kerja kerasku dengan sebuah hadiah Voucher MAP 500K. Lumayanlah Voucher itu bisa aku gunakan untuk membeli sepatu yang berkualitas bagus untuk anakku. Kebetulan sepatu anakku yang satunya udah mulai sedikit rusak. Ntar kalau vouchernya sudah datang aku simpan dulu saja sambil nungguin ada program buy1 get1 ... hahaaa ... udah belinya pakai voucher hadiah, udah gitu nunggu program buy1 get1 lagi ... ga punya malu ya aku ini. Lebih malu lagi kalo aku mencuri kan ... yang penting HALAL .. wkwkwkk

Semoga voucher hadihnya secepatnya sampai ... ehhh tapi kan harus di konfirmasi dulu sama penyelenggara even ini ... habis itu baru voucher dikirim. wheheee ....